PERGI KE SELURUH DUNIA

“Gereja adalah agen yang ditetapkan Tuhan untuk keselamatan manusia. Gereja dianjurkan untuk pelayanan, dan misinya adalah untuk membawa injil ke seluruh dunia. Sejak awal sudah menjadi rencana Tuhan bahwa melalui gereja-Nya, kepenuhan dan kecukupan-Nya akan dipantulkan kepada dunia. Anggota-anggota gereja, mereka yang telah dipanggil-Nya keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang menakjubkan, harus menunjukkan kemuliaan-Nya.”1
Sebagai warisan terakhir sebelum kenaikan-Nya, Tuhan kita Yesus Kristus telah memberikan Amanat Agung kepada umat-Nya. Dengan deklarasi monumental (pengumuman agung) itu, gereja didirikan di dunia yang berdosa ini untuk bekerja bagi pertobatan jiwa-jiwa. Gereja telah diberi mandat untuk berkongsi Injil yang kekal kepada setiap manusia. Masa, talenta, dan sumber-sumber diamanahkan kepada kita—semuanya untuk tujuan ini sebagai tujuan tertinggi mereka.
Melihat keadaan dunia kita yang penuh bencana, sebagai gereja Kristus, kita harus serius bertanya kepada diri sendiri: "Bukankah masih banyak perkara yang harus kita lakukan bagi Kristus? Bukankah ada tanggungjawab besar yang entah bagaimana telah kita abaikan? Bukankah kita telah membuat perjanjian dengan Yesus yang masih belum dilaksanakan di pihak kita?"
Kita berselindung di sebalik alasan, tetapi masalahnya bukan Komunisme (menolak kewujudan Tuhan), bukan Romanisme (agama Katolik), Liberalisme (kebebasan individu daripada budaya), mahupun Modernisme (pemikiran cara moden). Masalahnya ialah agama Kristian yang tidak aktif! Apakah yang saya lakukan benar-benar penting untuk kekekalan? Adakah itu benar-benar memajukan pekerjaan Kristus? Jika tidak, apa pun yang kita pilih untuk dilakukan, semuanya sia-sia. Seseorang pernah memerhatikan bahawa Tuhan tidak menginginkan gereja menjadi peti sejuk di mana kesalehan harus disimpan agar tidak memburuk; sebaliknya, gereja harus menjadi inkubator (tempat pengeraman) yang sepatutnya melahirkan jiwa-jiwa baru yang bertobat.
“Satu keluarga yang teratur dan berdisiplin dapat berkongsi tentang hal Kekristianan dengan lebih berkesan daripada khutbah-khutbah yang dapat disampaikan. Keluarga sedemikian memberikan bukti bahawa ibu bapa telah sukses mengikut arahan-arahan Tuhan, dan bahawa anak-anak mereka akan melayani Dia di gereja. Pengaruh mereka bertumbuh; kerana ketika mereka memberi, mereka menerima untuk memberi lagi. Ayah dan ibu menemukan penolong dalam diri anak-anak mereka, yang memberikan kepada orang lain petunjuk yang diterima di rumah. Jiran-jiran yang berdekatan dengan mereka juga tertolong, kerana di dalamnya mereka telah diperkayakan dengan waktu dan untuk kekekalan.”2
“[Tuhan] ingin melihat berkumpulnya dari rumah-rumah jemaat kita sekelompok besar orang-orang muda yang, kerana pengaruh-pengaruh orang percaya dari rumah mereka, telah menyerahkan hati mereka kepada-Nya, dan pergi untuk memberikan pelayanan tertinggi kepada-Nya dalam hidup mereka.”3
Rasul Paulus menyatakan, "Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar daripada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran" (3 Yohanes 1:4).
Tuhan telah memberkati kita dengan anak-anak kecil. Mengapa mereka diberikan kepada kita? Untuk dibesarkan bagi-Nya. Apakah tanggungjawab kita? Alkitab memberitahu kita: "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu" (Amsal 22:6).
“Mengurus dan mendidik anak-anak adalah pekerjaan misionari yang paling mulia yang dapat dilakukan oleh lelaki atau perempuan mana pun. . . .
“Kita memerlukan semangat misionari di rumah kita, agar kita dapat membawa Firman kehidupan di hadapan anggota keluarga kita dan memimpin mereka untuk mencari rumah dalam kerajaan Tuhan.”4
Betipa indah ketika ibu bapa membawa anak kecil mereka untuk diberkati dan didedikasi (diserahkan) kepada Tuhan, tetapi ini tidak cukup. Langkah seterusnya sangat penting supaya terus mendapat berkat itu—mendidik anak dengan tujuan khusus agar mereka melayani Kristus demi kemajuan kerajaan-Nya. Setiap anak dipanggil untuk menjadi alat bagi keselamatan orang lain. Ada dua kemungkinan arah pelayanan bagi anak-anak kita: “Anak-anak dapat dilatih untuk pelayanan dosa atau untuk pelayanan kebenaran.”5
“Berikan sedikit masa lapang anda kepada anak-anak anda; bergaul dengan mereka dalam pekerjaan dan berolahraga bersama, dan menangi keyakinan mereka. Jalinkan persahabatan mereka.”6
Kamu mungkin mahu memberikan nasihat, dan setiap detik kamu mungkin bercakap banyak seperti radio, tetapi memberikan sedikit nasihat. Namun daripada memberikan anak kamu dengan nasihat saja, lebih baik kamu berikan hatimu kepada mereka. Ajarlah anakmu dalam banyak hal dengan bercakap sedikit sahaja.
“Setiap ibu seharusnya mempunyai masa untuk memberikan anak mereka kasih sayang yang sangat penting ketika masih bayi dan kanak-kanak. Dengan cara ini, ibu akan mengikat hati dan kebahagiaan anak-anak dengan hatinya. Ibu bagi mereka adalah seperti Tuhan bagi kita.”7
Bagaimana kita mengajarkan anak-anak kita untuk melayani? Dengan menawarkan mereka kasih saying. Ibu bapa yang dikasihi, kehidupan yang dilalui dengan indah bermakna memberikan dirimu dengan penuh kasih sayang kepada anak-anakmu dan pasanganmu, memberi pertolongan kepada mereka yang lanjut usia, mendengar dengan penuh perhatian penderitaan orang yang tertindas, menawarkan hadiah kehadiran kamu kepada siapa pun yang mungkin memerlukan pertolonganmu.
Waktu sekarang ini diberikan kepada kita, supaya kita mematikan diri kita sendiri dan mengalami kebangkitan dalam Kristus.
“Dan bahwa Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka” (2 Korintus 5:15).
Hanya ada satu kunci untuk kecekapan dan keberhasilan. Yesus menjelaskan: Agar sebutir gandum menghasilkan buah, ia harus mati. Dan rasul Paulus berkata: “Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku” (Galatia 2:20, penekanan ditambahkan). Apabila Kristus hidup di dalam kita, apakah hasilnya? Kita menjalani kehidupan-Nya. Namun, bagaimana kehidupan-Nya selama di bumi? Seluruh hidupnya hanyalah hidup dalam pelayanan, penuh kasih.
“Apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu” Filipi 4:9 (penekanan ditambahkan).
“Barang siapa ingin menjadi orang kudus di syurga, ia harus terlebih dahulu menjadi orang kudus dalam keluarganya sendiri. Jika bapa dan ibu adalah orang Kristian sejati dalam keluarga, mereka akan menjadi anggota gereja yang berguna dan mampu menjalankan urusan di gereja dan masyarakat dengan cara yang sama sebagaimana mereka mengurus keluarga mereka sendiri. Para ibu bapa, jangan jadikan agama kamu sebagai pengakuan iman semata-mata, tetapi jadikanlah itu kenyataan…. Jika kamu tidak menunjukkan kelembutan, kebaikan, dan kesopanan di rumah anda, agama anda akan menjadi sia-sia. Jika ada orang yang berpegang teguh pada agama dirumah, maka lebih banyak kuasa dalam gereja.”8
“Keluarga orang Kristian harus menjadi contoh, yang menggambarkan keunggulan prinsip-prinsip kehidupan yang sejati. Ilustrasi sedemikian akan menjadi kekuatan untuk kebaikan di dunia. . . . Ketika anak-anak muda keluar dari rumah sedemikian, pelajaran yang telah mereka pelajari akan disampaikan.”9
Kita mahu anak-anak kita menjadi contoh yang patut dicontohi, dan ini baik. Itu adalah keinginan yang mulia, namun apa yang terjadi dengan mereka saat ini adalah hasil daripada contoh kehidupan kita kelmarin. Apa yang kita tabur kelmarin, kita tuai hari ini. Para bapa perlu menjadi imam bagi keluarga dirumah. Para ibu diperlukan untuk membesarkan anak-anak mereka bagi Tuhan. Anak-anak perlu disentuh oleh kuasa ilahi. Dan kata kunci kita seharusnya bukan "esok", malainkan "sekarang atau tidak sama sekali.”
“Anak-anak harus diajar sejak kecil untuk menjadi berguna, membantu diri mereka sendiri, dan membantu orang lain .”10
“Para ibu bapa harus mengajarkan anak-anaknya bahawa kemalasan adalah dosa
“Tiada hal yang lebih pasti membawa kepada kejahatan selain mengangkat semua beban dari anak-anak, membiarkan mereka menjalani kehidupan yang sia-sia, tanpa tujuan, tidak melakukan apa pun, atau menyibukkan diri mereka sesuka hati.”11
“Tidak ada dron (tanpa pemandu) dalam rumahtangga beriman. Setiap ahli keluarga mempunyai tugas yang diberikan kepadanya, sebahagian dari kebun anggur Tuhan untuk dikerjakan.”12
Apakah kesan cara kita mengajar anak-anak kita terhadap mereka? Adakah mereka tetap bersemangat atau akan memburuk begitu saja? Ketika kamu hanya memikirkan tentang diri sendiri, kamu akan menjadi sombong dan angkuh. Beginilah anak-anak yang menuruti sikap ini akan bertumbuh. Hasilnya akan menjadi generasi yang kerdil, bosan, tidak aktif untuk Tuhan. Tuhan dan gereja-Nya tidak memerlukan ibu bapa dan anak-anak yang menguburkan talenta mereka di dalam tanah. Gereja Tuhan memerlukan pekerja yang aktif, bukan penonton.
“Pekerjaan terus-menerus dilakukan di syurga. Tidak ada pemalas di sana. ‘Bapa-Ku bekerja sampai sekarang,’ Kristus berkata, ‘dan Aku pun bekerja.’ ”13
“Lampu, walau bagaimanapun kecil, jika terus menyala, dapat menjadi alat untuk menyalakan banyak lampu lain.”14
“Pada hakikatnya, api melahirkan api. Jika api dikelilingi oleh bahan mudah terbakar lainnya, hanya memerlukan percikan api dari landasan untuk menyalakan api. Namun, dari sebatang lilin saja, puluhan ribu lilin pun menyala. Yohanes Pembaptis menyatakan bahawa Dia yang akan datang selepasnya akan “membaptis dengan Roh Kudus dan dengan api.” Inilah keperluan terbesar pada zaman kita—gereja yang dibaptiskan dengan api. Inilah yang ditakuti iblis dan kerajaannya, gereja yang dinyalakan oleh api kasih ilahi. Siapa yang dapat bertahan? kasih kepada Tuhan akan menjadi seperti dinamo yang kuat, mendorongmu untuk berani melakukan hal-hal besar bagi Tuhan. Para orang muda dan ibu bapa yang dikasihi, sekarang bukanlah masanya untuk memadamkan Roh dan membatasi kuasa Tuhan, tetapi untuk maju melalui iman!
“Setiap murid sejati dilahirkan ke dalam kerajaan Allah sebagai seorang misionari. Dia yang minum air hidup menjadi sumber kehidupan.”15
“Tuhan akan menggerakkan manusia dalam kedudukan yang rendah hati untuk menyatakan perkabaran kebenaran masa kini. Banyak orang seperti itu akan kelihatan bergegas ke sana ke mari, didorong oleh Roh Tuhan untuk memberikan terang kepada mereka yang berada dalam kegelapan. Kebenaran bagaikan api yang menyala di tulang mereka, memenuhi mereka dengan keinginan yang membara untuk menerangi mereka yang berada dalam kegelapan. Banyak orang, bahkandi antara mereka yang tidak berpendidikan, akan memberitakan firman Tuhan. Anak-anak akan didorong oleh Roh Kudus untuk pergi memberitakan perkabaran syurga. Roh akan dicurahkan ke atas mereka yang mendengarkan bisikan-Nya. Menolak peraturan-peraturan yang mengikat manusia dan pergerakan berhati-hati, mereka akan bergabung dengan pasukan Tuhan.”16
Bagaimanakah saya dapat mengembangkan pemberian yang paling diperlukan dunia?
“Generasi muda perlu diajar bahawa hidup bererti bekerja bersungguh-sungguh, bertanggungjawab, memperdulikan. Mereka memerlukan latihan yang akan menjadikan mereka praktikal—lelaki dan perempuan yang mampu menghadapi keadaan darurat. Mereka harus diajar bahawa disiplin bekerja yang sistematik dan teratur adalah sangat penting, bukan sahaja sebagai perlindungan terhadap perubahan hidup, tetapi juga sebagai bantuan bagi perkembangan secara menyeluruh.”17
1. Pemuda yang saleh. Kaum muda perlu diajar bagaimana mengasihi Kristus dan kerajaan-Nya dengan sepenuh hati, bagaimana mendedikasikan diri mereka dengan sepenuh hati untuk melayani-Nya, bagaimana bersedia untuk penyangkalan diri, pengorbanan diri, dan pekerjaan apa pun yang mungkin Dia panggil mereka lakukan. Adalah perlu untuk bertindak dengan cekap bagi Kristus di mana pun—di rumah atau di luar rumah, dalam masyarakat golongan tinggi atau masyarakat golongan rendah. Kristus tidak merancang orang muda untuk hidup dalam keadaan biasa-biasa saja.
2. Orang muda dengan pemikiran yang berkembang. Adakah orang Kristian muda berpuas hati hanya dengan pekerjaan mereka yang biasa-biasa saja bagi kerajaan Penebus, sementara orang-orang duniawi berjuang untuk mencapai kecemerlangan dalam aktiviti dan pekerjaan mereka? Waspasalah agar tidak menyalahguna ketergantunganmu terhadap pertolongan Ilahi, percaya bahawa dorongan hati akan menggantikan ketiadaan pengetahuan. Perintahnya ialah: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan jiwamu dan dengan segenap akal budimu”—dan ini berlaku sama untuk melayani dan mengasihi-Nya. Generasi muda kita memerlukan fikiran yang seimbang dan terlatih.
3. Pemuda yang rela berkorban. “Nikmati saat itu" bukan sesuatu yang harus difahami, tetapi sesuatu yang harus dikorbankan. "Kerana begitu besar kasih Allah akan dunia, sehingga Ia telah mengaruniakan. . . .” Allah memberikan Yesus sebagai Anugerah, agar kita dapat menjadi pemberi. Kini, lebih dari sebelumnya, ada keperluan untuk hamba-hamba Kristus yang diurapi.
“Setiap orang muda, setiap anak, mempunyai pekerjaan yang harus dilakukan demi kehormatan Tuhan dan kemajuan umat manusia.”18
Orang-orang muda yang dikasihi, kamu mungkin menjadi hamba kepada kemajuan material atau profesional, hamba kepada jam tangan, telefon, atau peranti lain, hamba kepada kebajikan, atau hamba mimpi yang disalahertikan. Semua ini atau apa saja bentuk perhambaan lain bermakna hidup yang sia-sia. Menjadi seperti Kristus tidak bermakna mendaki tangga sosial; tidak bermakna taksub dengan kawalan, tidak bermakna hidup dalam kenyamanan, melainkan, bermakna memberi. Segala sesuatu yang benar-benar penting didasarkan kepada memberi, dan hidup tidak layak dijalani tanpa kemurahan hati. Memberi bermakna benar-benar memiliki. Adakah kamu mahu paksa Kristus di dalam diri kamu untuk tidak mempersembahkan diri-Nya sendiri? Jika kamu ingin melakukan ini, Dia tidak akan tinggal didalam kamu, tetapi sebaliknya kamu akan kekal sebagai hamba kepada sifat mementingkan diri sendiri.
Kamu mungkin tidak dapat melakukan hal-hal besar; kamu mungkin tidak dipanggil untuk menjadi pekerja gereja. Tiada pelayanan yang terlalu kecil dan tiada yang terlalu besar. Banyak orang yang ingin mengubah dunia, tetapi selalunya tiada seorang pun yang mahu melakukan hal-hal kecil yang membuatkan seseorang merasa disayangi. Ukuran yang kamu berikan adalah ukuran yang kamu terima.
“Bukankah satu keistimewaan untuk menjadi rakan sekerja dengan Yesus? Bukankah suatu kehormatan untuk terlibat dalam pekerjaan agung penyelamatan jiwa-jiwa, melaksanakan tugas yang diberikan oleh Juruselamat kita? Dan tidak seorang pun dapat memberikan berkat kepada orang lain tanpa menerima manfaatnya sendiri. “Siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum” (Amsal 11:25).’ “19
“Iman kita harus menghasilkan perbuatan baik, kerana iman tanpa perbuatan adalah mati. Setiap tugas yang dilakukan, setiap pengorbanan yang dilakukan dalam nama Yesus, membawa ganjaran yang sangat besar. Dalam melaksanakan tugas, Tuhan berbicara dan memberi berkat-Nya. Namun Dia menuntut kita untuk menyerahkan seluruh kemampuan kita. Fikiran, hati dan seluruh keberadaan kita harus diserahkan kepada-Nya, atau kita gagal menjadi orang Kristian sejati.”20
“Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, janganlah lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!” (2 Tawarikh 15:7).
Anak-anak muda yang dikasihi, ibu bapa yang dikasihi, hiduplah setiap hari seolah-olah kamu sedang menghadapi penyakit yang mematikan. Berikan hari ini apa yang kamu terima daripada Kristus. Dunia sangat memerlukan pernyataan kasih Tuhan. Saya berharap bahawa setidaknya setelah 100 tahun kewujudan, Gerakan Reformasi dapat bergetar di bawah kuasa kasih dan kebenaran dalam Kristus. Saya berdoa bersungguh-sungguh agar Gerakan ini tidak akan terpadam, sebaliknya meletus seperti gunung berapi, dan seluruh bumi diliputi oleh kasih Tuhan.
Mahukah kamu, para pemuda dan para ibu bapa yang dikasihi, segera membentuk gerakan ini untuk meliputi seluruh dunia dengan kemuliaan Tuhan? Gempa kasih ini akan menjangkau ke seluruh penjuru dunia—dan kemudian akan menembusi kekekalan dan berterusan di sana. Pilihan di tangan kamu. Pilihlah dengan bijak. Pilihlah untuk bersinar bagi Kristus. Jadilah terang!