Berdoa Sebelum Membuka Mulut Kita AYAT HAFALAN: “Ajarilah aku, maka aku akan diam; dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat.” (Ayub 6:24).
Bacaan Dianjurkan:
Testimonies for the Church, vol. 2, pp. 50–55, 314–318; vol. 5, pp. 55–59, 175–177.
“‘,Barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.’ Terang yang menyinari jalan kita, kebenaran yang menitipkan dirinya pada hati nurani kita, akan menghukum dan membinasakan jiwa, atau menyucikan dan mengubahnya Kita sedang hidup terlalu dekat pada penutupan pintu kasihan untuk puas dengan pekerjaan luaran.”—Testimonies for the Church, vol. 1, p. 308.
1. MENENANGKAN EGO DIRI KITA Minggu 10 November
a. Apa yang harus selalu diingat oleh mereka yang selalu cepat mencoba untuk mendominasi orang lain? Yakobus 3:1; Markus 9:35.“Tuhan menganggap tiap orang bertanggung jawab atas pengaruh yang mengelilingi jiwanya, pengaruhnya sendiri dan pengaruh dari orang-orang lain.”—Counsels to Parents, Teachers, and Students, p. 102.“Secara alami, manusia egois dan dogmatis (berpendirian keras). Tapi cinta diri sirna dari kehidupan mereka yang belajar pelajaran yang Kristus rindu ajarkan pada mereka. Mereka menjadi partisipan sifat ilahi, dan Kristus hidup dalam mereka. Mereka menganggap semua manusia sebagai saudara mereka, dengan aspirasi, kapasitas, godaan, dan ujian-ujian yang sama, rindu simpati dan perlu bantuan.“Jangan pernah kita akan merendahkan sesama manusia. Ketika kita melihat bahwa kesalahan-kesalahan telah dibuat, kita harus melakukan semua yang ada dalam kuasa kita untuk menolong orang-orang yang telah bersalah, oleh mengatakan pada mereka tentang pengalaman kita sendiri—bagaimana ketika kita telah membuat kesalahan-kesalahan besar, kesabaran dan persekutuan, keramahan dan pertolongan, dari pihak sesama kita pekerja, telah memberi kita semangat dan harapan.”—The Signs of the Times, May 11, 1904. 36
2. MENUMBUHKAN SIKAP YANG LEBIH BAIK Senin 11 November
a. Apa teguran-teguran keras yang disediakan bagi mereka yang kasar pada orang lain sementara menolak untuk mengakui kesalahan mereka sendiri? Pengkhotbah 7:20: Yakobus 3:2 (bagian pertama).“Tidak maukah kamu memahami kekurangan-kekuranganmu sendiri dan mengenakan seluruh senjata kebenaran pada dirimu sendiri? Tidak maukah kamu hanya berjaga dan kritis pada rohmu dan temperamenmu dan kata-katamu sendiri seperti kamu di atas mereka yang lain, supaya Tuhan tidak akan dihina, dan kebenaranNya disalahgambarkan? Pemahamanmu akan menjadi sangat membaik jika kamu mau melakukan ini. Kebenaran, firman yang hidup, akan menjadi seperti api yang berdiam dalam tulang-tulangmu, yang akan bersinar dalam perbedaan jelas, yang tak bisa salah, yang menggambarkan Kristus kepada dunia ini. . . .“Sekiranya tak seorang pun dari mereka yang telah menjadikan dirinya detektif-detektif melihat kecondongan dari posisi yang mereka telah ambil dalam berusaha menjadi kuasa yang mengendalikan? Dimana pandangan mata rohani mereka yang jelas? Mengapa mereka bisa melihat debu di mata seorang saudara, sementara ada balok di mata mereka sendiri?”—Testimonies to Ministers, pp. 295, 296.b. Apa yang menunjukkan bahwa seseorang telah mencapai tingkat kesempurnaan moral—dan hanya dengan bagaimana ini bisa terjadi? Yakobus 3:2; 1 Korintus 13:5 (bagian kedua).“Dimana lidah yang kacau menemukan ruangan untuk melakukan pekerjaannya yang tak suci, sukacita dari Tuhan tak bisa tinggal di sana.“Biarlah orang-orang yang suka curiga, yang memikirkan dan memfitnah/menjelekkan saudara-saudara mereka, mengingat bahwa mereka sedang melakukan pekerjaan setan yang kasar. Biarlah tiap anggota gereja bekerja dengan tekad sungguh, dan dengan doa bagi pertolongan, untuk menyembuhkan, anggota tubuh yang penyakitan, yaitu lidah. Biarlah tiap orang merasa bahwa adalah kewajibannya dan kesempatan istimewanya untuk mengabaikan perbedaan-perbedaan dan kesalahan-kesalahan kecil tanpa komentar. Jangan besar-besarkan kesalahan-kesalahan kecil yang dibuat oleh seorang saudara, tapi pikirkanlah tentang kebaikan yang ada padanya. Tiap waktu kesalahan ini dipikirkan dan dibicarakan, mereka bertumbuh makin besar. Gunung terbuat dari bukit-bukit kecil. Rasa muak dan kurang percaya adalah hasilnya.”—Australasian Union Conference Record, April 15, 1903.“Buat perjanjian dengan Tuhan bahwa kamu akan menjaga baik-baik kata-katamu. ‘barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.’ Yakobus 3:2. Ingat bahwa perkataan balas dendam tak pernah membuat seseorang merasa bahwa dia telah memperoleh kemenangan. Biarlah Kristus berbicara melalui kamu. Jangan kehilangan berkat yang datang dari berpikir positif (kebaikan).”—Testimonies for the Church, vol. 7, p. 243. 37
3. DIA MULAI DARI AKARNYA Selasa 12 November
a. Telusuri arah yang salah yang mengikuti ketika kita memendam kebencian, dan jelaskan satu-satuya cara untuk menghindari ini. Ibrani 12:15; Yakobus 3:3–5.“Kamu telah memelihara kebencian terhadap suamimu dan orang-orang lain yang bersalah padamu, tapi kamu telah gagal memahami dimana kamu bersalah dan membuat situasi lebih buruk oleh tindakanmu sendiri yang salah. Rohmu menjadi pahit terhadap mereka yang melakukan ketidakadilan padamu, dan perasaanmu telah menemukan ventilasi dalam celaan dan kritikan. Ini akan memberikan kelegaan sementara pada hatimu yang terbeban, tapi ini meninggalkan goresan lama pada jiwamu. Lidah adalah anggota tubuh yang kecil, tapi kamu telah menumbuhkan pemakaiannya yang salah sampai dia menjadi api yang menghanguskan.“Semua hal ini condong menghentikan kemajuan rohanimu. Tapi Tuhan melihat betapa sulit bagimu untuk menjadi sabar dan pemaaf, dan Dia tahu bagaimana mengasihani dan menolong. Dia meminta kamu untuk membaharui hidupmu, untuk memperbaiki kekurangan-kekuranganmu. Dia rindu agar rohmu yang keras, tak menyerah harus ditaklukkan oleh kasih karuniaNya. Kamu harus mencari pertolongan dari Tuhan, karena kamu perlu damai dan tenang alih-alih ribut-ribut dan perang mulut. Agama Kristus menasehati kamu untuk kurangi bergerak dari dorongan perasaan, dan lebih banyak bergerak dari penalaran yang suci dan pertimbangan yang kalem.”—Testimonies for the Church, vol. 4, p. 139.b. Apa yang kita mesti sadari mengenai kata-kata yang kita ucapkan? Yakobus 3:6.“Kata-katamu akan menyatakan, tindakan-tindakanmu akan menunjukkan, dimana hatimu berada.”—Ibid., vol. 1, pp. 698, 699.“Sister F bergerak dari dorongan perasaan, dan cari-cari salah, dan punya terlalu banyak untuk dikatakan terhadap saudara-saudarinya. Ini akan menyebabkan kekacauan di gereja apapun.”—Ibid., vol. 2, p. 51.“Biarlah mereka yang suka menyusun kata-kata fitnah dan kepalsuan/dusta terhadap para pelayan Kristus mengingat bahwa Tuhan adalah saksi atas perbuatan mereka. Kata-kata fitnah mereka tidak mencemari bejana-bejana yang tanpa jiwa tapi mencemari karakter dari mereka yang Kristus telah beli oleh darahNya Tangan yang menyusuri karakter pada dinding istana Belsazar memegang catatan yang setia dari tiap tindakan yang tak adil atau penindasan yang dilakukan terhadap umat Tuhan.”—Ibid., vol. 5, pp. 244, 245. 38
4. SEKALIPUN ITU ADALAH FAKTA . . . Rabu 13 November
a. Apa permohonan-permohonan kuat yang dibuat mengenai kecondongan biasa yang berbahaya pada zaman kita? Mazmur 15:1–3; 1 Korintus 13:6.“Lidah yang suka merusak, lidah yang gemar mengoceh yang berkata, Laporkan, dan saya akan melaporkannya, dinyatakan oleh rasul Yakobus akan ditempatkan dalam api neraka. Ia menyebarkan api hasutan dimana-mana. Apa peduli si penjual gossip bahwa dia mencemarkan yang tak bersalah? Dia tidak akan menghentikan pekerjaan jahatnya, walau dia membinasakan harapan dan semangat pada mereka yang telah tenggelam di bawah beban-beban mereka. Dia hanya peduli untuk memanjakan kecondongan suka-skandalnya. Bahkan orang-orang yang mengaku Kristen menutup mata mereka pada semua yang murni, jujur, luhur, dan indah, dan mengumpulkan apa yang selalu bisa jadi keberatan dan tak disetujui, dan mengumumkannya kepada dunia ini.“Kamu sendiri telah membuka pintu bagi Setan supaya masuk. Kamu telah memberinya tempat terhormat pada penyelidikanmu, atau pertemuan pertanyaan. Tapi kamu tidak menunjukkan hormat bagi keunggulan karakter yang didirikan oleh tahunan kesetiaan. Lidah cemburu, balas dendam telah mewarnai tindakan dan niat untuk mengikuti ide mereka sendiri. Mereka membuat hitam kelihatan putih, dan putih kelihatan hitam. Ketika diprotes dengan pernyataan mereka, sebagian berkata: ‘Itu benar.’ Mengakui bahwa fakta yang dinyatakan adalah benar, apakah itu membenarkan tindakanmu? Tidak, tidak. Jika Tuhan akan mengambil semua tuduhan yang bisa dalam kebenaran dibawa terhadap kamu, dan harus menjalinnya menjadi bencana untuk menghukum kamu, luka-lukamu akan menjadi lebih banyak dan lebih dalam daripada yang kamu telah timpakan pada Saudara -----. Bahkan fakta-fakta bisa begitu dinyatakan untuk menyampaikan kesan palsu. Kamu tak punya hak untuk mengumpulkan setiap laporan terhadap dia dan menggunakannya untuk merusak nama baiknya dan merusak kegunaannya. Sekiranya Tuhan menyatakan kepadamu roh yang sama yang kamu telah nyatakan kepada saudaramu, kamu akan dibinasakan tanpa belas kasihan. Apa kamu tidak punya penyesalan hati nurani? Saya takut kamu tidak punya penyesalan itu. Waktunya belum tiba bagi ucapan setan untuk hilang kuasanya. Jika Saudara ----- adalah semua yang kamu gambarkan—yang saya tahu tidak benar gambaran kamu, tindakan kamu tidak akan dapat dibenarkan.“Ketika kita mendengarkan celaan terhadap saudara kita, kita mengambil celaan itu. . . . [Mazmur 15:1–3 dibaca.]”—Testimonies for the Church, vol. 5, pp. 57, 58.b. Dari tujuh dosa yang disebut sebagai kekejian pada Tuhan, berapa banyak yang menyangkut kata-kata kita? Amsal 6:16–19. 39
5. SENJATA YANG MELUKAI Kamis 14 November
a. Bagaimana dan mengapa kita mesti menghindari semua kebiasaan bergosip yang terlalu biasa? Ayub 6:24; Ayub 11:13; 26:20–22.“Betapa satu dunia gossip/kabar angin akan dicegah jika tiap orang mau mengingat bahwa mereka yang mengatakan padanya kesalahan-kesalahan orang-orang lain akan bebas mempublikasikan kesalahannya pada kesempatan yang menguntungkan. Kita harus berusaha berpikir baik tentang semua orang, khususnya pada saudara-saudara kita, sampai didesak untuk berpikir sebaliknya. Kita tak boleh cepat-cepat mengambil laporan-laporan yang jahat. Ini sering akibat dari iri hati atau salah pengertian, atau mereka bisa berasal dari laporan berlebihan atau pembukaan sebagian fakta. Cemburu dan curiga, sekali diberikan tempat, akan menabur dirinya seperti siaran berita, kabar angin. Sekiranya seorang saudara tersesat, maka itu waktunya untuk menunjukkan perhatian nyatamu padanya. Pergilah kepadanya dengan ramah, berdoa dengan dan baginya, seraya mengingat harga tak terbatas yang Kristus telah bayar bagi penebusannya. Dengan cara ini kamu bisa menyelamatkan satu jiwa dari kematian, dan menutupi banyak dosa.“Sebuah lirikan, sepatah kata, bahkan intonasi suara, bisa hidup dengan kepalsuan, masuk seperti panah berduri menembus suatu hati, menimpakan luka yang tak dapat disembuhkan. Dengan demikian keraguan, celaan, dapat ditimpakan pada orang oleh siapa Tuhan akan menyelesaikan pekerjaan yang baik, dan pengaruhnya dirusak, kegunaannya dirusak. Di antara beberapa hewan khusus, jika salah satu dari jumlah mereka dilukai dan terjatuh, dia segera diserang secara buas dan dikoyak-koyak oleh sesamanya. Roh kejam yang sama dimanjakan oleh kaum pria dan wanita yang membawa nama Kristen. Mereka menyatakan semangat orang farisi untuk melempari batu orang-orang lain yang lebih kurang bersalah daripada mereka. Ada beberapa orang yang menunjukkan kesalahan dan kegagalan orang lain untuk mengalihkan dari kesalahan dan kegagalan mereka sendiri, atau untuk memperoleh kredit atas semangat besar bagi Tuhan dan gereja.”—Testimonies for the Church, vol. 5, pp. 58, 59.“Waktu yang begitu sering lebih buruk dengan diboroskan dalam gossip orang malas, sembrono, dan berbahaya harus diberikan untuk tujuan-tujuan yang lebih mulia dan luhur.”—Ibid., p. 176.
PERTANYAAN ULANGAN PRIBADI Jumat 15 November
1. Kenapa saya harus meredupkan kecondongan untuk berpendirian keras tentang segala sesuatu?2. Sebutkan satu segi vital dari karakter serupa Kristus yang sering diabaikan.3. Ketika kita menjelekkan sesama pemercaya di hadapan orang-orang lain, bagaimana Tuhan memandangnya?4. Apa yang saya perlu pelajari dari Mazmur 15—dan mengapa ini penting?5. Bagaimana saya bisa bersalah menabur pertengkaran di antara saudara-saudara dan kenapa saya mesti stop? 40